Estimasi Biaya Pengiriman
Rp7.200 - Rp20.000 /kg
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jabodetabek, Banten, Jabar, & Jatim dengan minimum pembelian Rp200.000. Lihat selengkapnya
Stainless steel 304 (18/8) bersifat non-magnetik dan menawarkan ketahanan korosi superior terhadap asam serta garam, ideal untuk zona kontak makanan. Grade 430 (18/0) bersifat magnetik, sering digunakan untuk panel eksterior atau table top karena biaya lebih rendah, namun ketahanan korosinya di bawah 304.
Besi cor memiliki retensi panas (thermal retention) tak tertandingi. Permukaannya mendistribusikan panas sangat merata, ideal untuk proses searing (mematangkan permukaan) konsisten pada volume produksi tinggi, meskipun waktu pre-heat lebih lama.
Open Burner: Api terbuka, paling umum untuk sauté, merebus, dan pan work umum.
Flattop (Hot Top): Permukaan baja solid yang dipanaskan dari bawah. Memberikan panas merata dan area kerja besar.
Induction Range: Permukaan kaca keramik datar dengan zona induksi.
Convection Oven: Menggunakan kipas internal untuk mensirkulasikan udara panas. Hasilnya adalah pemanasan lebih cepat dan lebih merata. Krusial untuk pastry dan roasting volume besar.
Combi Oven: Unit multi-fungsi canggih. Dapat beroperasi sebagai convection oven (panas kering), steamer (uap), atau kombinasi keduanya. Sangat efisien dan dapat menggantikan beberapa peralatan sekaligus.
Deck Oven: Menggunakan panas statis (tanpa kipas) dari elemen di atas dan di bawah. Esensial untuk pizza dan roti artisan (hearth bread) yang memerlukan panas konduksi kuat dari dasar batu.
Permukaan memasak baja tebal yang dipanaskan. Panas ditransfer melalui konduksi langsung. Ini adalah "kuda pekerja" di breakfast diner (untuk telur, pancake) dan QSR (untuk burger patty). Kontrol suhu biasanya thermostatic.
Dirancang untuk memberikan sear mark (bekas panggangan) khas dan rasa smoky. Panas dihasilkan dari radiant (elemen di bawah grate) atau lava rock (batu lava yang dipanaskan oleh burner gas).
Tangki (fry pot) berisi minyak panas untuk menggoreng. Model profesional memiliki cold zone di bagian bawah (area di bawah elemen pemanas) tempat remah makanan terkumpul tanpa hangus, memperpanjang umur minyak.
Tilting Skillet: Wajan raksasa serbaguna dengan mekanisme miring (tilt) hidrolik untuk menuang. Bisa untuk menumis, merebus, atau braising ratusan porsi.
Steam-Jacketed Kettle: Ketel besar dengan jaket uap internal. Ideal untuk memasak sup, saus, atau bubur dalam volume ribuan liter secara merata tanpa hangus di dasar.
Peralatan Gas (Gas Equipment): Menggunakan gas alam (Natural Gas) atau LPG. Output panasnya diukur dalam BTU (British Thermal Unit). Peralatan gas disukai banyak chef karena memberikan respon panas instan dan kontrol visual (api). Unit ini memerlukan koneksi gas profesional dan sistem ventilasi (exhaust hood) yang kuat.
Peralatan Elektrik (Electric Equipment): Output panas diukur dalam Kilowatt (kW). Peralatan ini memerlukan hard-wiring (koneksi listrik daya tinggi), sering kali 3-phase.
Tipe Induksi (Induction): Teknologi elektrik paling efisien. Panas dihasilkan secara magnetik langsung di dasar cookware (panci/wajan). Permukaan kompor tetap dingin, mengurangi panas ambien dapur dan meningkatkan keselamatan.
Tipe Elemen Resistif: Menggunakan elemen pemanas standar di bawah permukaan (seperti griddle elektrik atau flattop).
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami


